Pilih Dosen, Pegawai BUMN atau Pegawai Swasta???


Baru-baru ini salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta gempar karena ada dosen yang mengundurkan diri. Bayak yang menyayangkan tetapi ada juga yang mendukung. Kenapa hal ini bisa terjadi. Tulisan ini hanya sekedar memberikan wawasan kepada pembaca bahwa dunia pendidikan tinggi perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak agar para pendidik di PTN mempunyai komitmen dan konsekuensi terhadap pilihan karirnya…

Menjadi seorang dosen PTN memang berat teruatama bagi dosen muda yang baru menjadi PNS apalagi jika dia bukan berasal dari daerah asal (Yogya).

Bayangkan saja untuk hidup di Yogyakarta bagi seorang dosen sangat berat. Dengan hanya mengandalkan gaji CPNS Golongan III/a yang hanya 80% dari gaji pokoknya yang hanya 1 Juta seorang dosen dituntut untuk melakukan pekerjaan yang banyak menyita keuangan.

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang dan hal ini harus diikuti dan diupdate oleh dosen sehingga dosen perlu membaca buku, majalah, surat kabar bahkan internet.

Bagi dosen muda yang masih memikirkan kebutuhan-kebutuhan dasar hidupnya seperti makan, pakaian, perumahan dan keluarga hal ini cukup berat. sehingga akan mengganggu proses kerjanya…

Bila ada tawaran untuk bekerja di tempat lain semisal BUMN atau Swasta yang menawarkan gaji yang lebih tinggi hal ini tentu akan menjadi godaan yang sangat berarti…

Hal inilah yang menimpa beberapa teman dosen-dosen muda… Karena tuntutan ekonomi dan kesejahteraan maka mereka memutuskan untuk berpindah ke BUMN atau Swasta yang memang menawarkan gaji yang jauh lebih tinggi…

Kenapa hal ini bisa terjadi? dosen yang berpendidikan tinggi S2 atau S3 kalah dalam hal kesejahteraan dibandingkan dengan pegawai BUMN atau swasta yang notabene pendidikannya hanya S1 atau bahkan D3…

Bagaimana pendidikan kita mau maju kalau dosennya masih belum sepenuhnya memikirkan masalah pekerjaan utamanya Tri Dharma Perguruan Tingggi (Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)

Memang kita perlu mengambil hikmah dari kejadian ini bagaimana penataan pendidikan Tinggi kita kedepan agar tidak terulang kembali dosen PTN keluar atau pindah ke BUMN atau Swasta… Hal ini jelas merugikan Negara….

About muhal

Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FT UNY

Posted on January 22, 2007, in Kegiatan Kampus. Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. Emang gaji dosen PNS berapa sih OM kok kedengerannya kecil padahal kan banyak dosen yang kaya terbukti rumah dan mobilnya mewah…

  2. Indonesia is a beatiful country but not in education sector… as a lecturer that concern in educational fields U must be struggled to improved your country… Happy man…

  3. Loh kan dosen yg mengundurkan diri kalo ndak salah yg itu mendapat beasiswa S2 ke salah satu Univ. di LN (CMIIW), nah barangkali setelah S2/S3 pengin balek lagi untuk mengajar, mungkin saja sudah bosan di Industri dan pengin balek ke akademis…makanya sekolah lagi🙂

  4. kalau soal dosen ke swasta/industri dan dari industri ke swasta itu kan biasa Den,
    waktu aku ndaftar dosen setelah hampir 5 tahun di Industri, bersamaku ada beberapa teman yang ikut ndaftar, padahal sudah mapan di Industri…ya itu tadi pengin hidup tentram di Jogja, tapi sayang pada nggak ketrima.
    sebaliknya disaat yang sama ada teman-teman dosen yang pengin ke Industri , ya itu pengin dapat gaji yang besar.
    ya pekerjaan itu wang sinawang…rumput tetangga lebih hijau, ketika uang sudah kau dapatkan, kau ingin sesuatu yg lain😀
    makanya kalau jadi dosen harus sudah tahu resikonya…gaji kecil…atau terima saja pelamar yg dari Industri…hehehe

    Salam
    Mas Tato, ST, M.Eng
    DTE UGM

  5. Wah mampir di blog-ku Mas Prapto… Betul prap, kalo jadi dosen harus siap dg gaji yang relatif kecil. Tapi jgn takut kalo kita kreatif kita banyak kegiatan yang bisa mendatangkan duit kok… He 5x…

    http://elektro.uny.ac.id/muhal
    Adsenseku diramaikan prap…

  6. idrPph hi nice site man thx http://peace.com

  7. jadi pegawe BUMN aja bos…gaji minimal 3.5 juta per bulan belum kalo dapat SPPD ato honor proyek..tiap tahun dapat JASPROD yg besar nya bisa sampe 10 kali gaji…trus kerja nyante…ada cuti besar THR 2 kali gaji…

  8. Memang besar pasak dari pada tinag

  1. Pingback: Pekalongan Kota Batik, Kota Santri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: