Lampu LED untuk Masa Depan yang Lebih Baik


 

Lampu LED
Lampu LED

Dimasa krisis energi seperti sekarang ini, umat manusia dituntut untuk kreatif dalam menemukan dan mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan efisien dalam konsumsi energinya. Demikian juga dalam bidang penerangan (lighting), teknologi lampu selalu berkembang sejak ditemukannya lampu TL, SL dan kini lampu LED. Walaupun secara ekonomis masih belum terjangkau, lampu jenis ini mempunyai prospek yang bagus di masa depan…

Mengapa Lampu LEDmerupakan lampu masa depan? Tentu pertimbangan yang patut kita berikan adalah karakteristik dari lampu ini. Berdasarkan Wiki, Lampu LED mempunyai kelebihan dibanding dengan lampu jenis lain yaitu Lampu Pijar, Lampu TL atau Lampu Neon, Lampu SL, Lampu Mercuri atau lampu-lampu lainnya.

Keunggulan Lampu LED diantaranya adalah sbb:

  • High efficiency –  Lampu LED mempunyai efisiensi yang sangat tinggi untuk menghasilkan Lumen dibanding dengan berbagai lampu yang ada sekarang ini seperti Lampu Merkuri, Pijar, TL atau bahkan SL.
  • Small size – Lampu LED mempunyai ukuran yang kecil dan dengan fleksibel
  • High durability (Daya tahan atau Durabilitas yang sangat tinggi) – Tidak seperti Lampu jenis Pijar yang menggunakan filament sehingga gampang putus. Atau juga gas Neon dan sejenisnya yang memerlulan tegangan tinggi  sehingga menyebabkan umur lampu menjadi lebih pendek. Lampu LED mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap kondisi operasi yang ekstrem sekalipun.
  • Life span – Berdasarkan referensi pabrik pembuat, lampu LED diklaim mempunyai umur pemakaian hingga 100.000 jam. Jika pemakaian sehari hanya 12 jam, lamu LED dapat bertahan hingga 20 tahun. Spektakuler. Tapi dari beberapa sumber mengatakan hanya berkisar 40.000 – 60.000 jam. Masih tetap tinggi dibanding lampu pijar, TL atau SL
  • Full dimmability – Lampu LED dapat menyala dengan sumber daya AC atau DC  tidak seperti pada lampu TL, SL yang memerlukan ballast
  • Mercury-free – Lampu LED tidak seperti lampu-lampu lainnya seperti Lampu  fluorescent dan kebanyakan Teknologi HID, Teknologi  LED tidak berbahaya seperti pada lampu mercury atau halogen.

Kini penggunaan lampu LED memang masih terbatas pada beberapa penggunaan yaitu

  • Lampu lalu lintas
  • Lampu dekorasi
  • Lampu arsitektur
  • Lampu sorot
  • Lampu jalan
  • Lampu penerangan lapangan olah raga (sepak bola, futsal, badminton, tenis dll)
  • Lampu untuk keperluan khusus
  • Lampu bandara
  • Lampu tanda signal
  • Lampu untuk iklan dengan tulisan berjalan
  • Lampu Mobil dan kendaraan lainnya
  • Lampu emergensi
  • Lampu senter
  • Dll

Lampu LED untuk penerangan di rumah sampai sekarang masih jarang, walaupun sudah ada yang menggunakan. Faktor harga menjadi kendala utama. Dengan harga yang masih mahal, pemakaian untuk penerangan di rumah masih menjadi kendala. Semoga teknologi LED makin murah sehingga dapat diimplementasikan pada lampu penerangan rumah tangga. Coba bayangkan berapa batu bara dapat dihemat dengan pemakaian lampu LED?

Lampu yang efisien membantu melestarikan energi di masa depan…

 

About muhal

Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FT UNY

Posted on April 3, 2011, in Kuliah, Teknik Elektro, Teknologi, Tutorial Praktis. Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. penggunaan yang telah meluas dengan berbagai kelebihannya, semoga kedepanya LED makin berkembang, peningkatan performa dan keterjangkauan harga

  2. informasi yang bagus pak…

  3. Aplikasi lampu LED dengan sumber energi terbarukan seperti solar cell perlu digalakkan untuk menjaga bumi dari pemanasan global.

  1. Pingback: blog news and info » Lampu LED untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: